Sabtu, 12 Juli 2014

01411. NENEK SUYI ALM :



NYALIKSIK :

Sebenarnya yg paling menyayangi ake adalah nenek Suyi alm, Ya Allah semoga engkau menerima amal baiknya, mengampuni segala kesalahannya, melapangkan alam kuburnya serta menyayangi mereka semua, karena mereka telah mengasihi kami waktu kecil, Aamiin.

Dia pembela sejati kalau ake dimarahi sama ibu, bapak tdk pernah memarahi ake, dia terlalu sibuk dg pekerjaan dan hobynya barangkali.

Ya nenek ake yg selalu membela tanpa kompromi, lebih lagi sekarang bpk dan nenek tinggal di dlm rumah 1 kopple, jadi kita hanya terhalang sekat dinding bata press berongga, bahan percobaan bikinan Bandung naman ya Bems.

dindingnya tdk di pelester lagi, karena permukaan bata press sdh dianggap rata, jadi tinggal dikapur saja, lantainya dari plesteran semen, ruang tamu dan kamar tidur pakai jendela kaca, rumah gedung permanen.

Waktu ake kesana lagi setelah pensiun, rumah itu tinggal pondasinya, tapi bangunan yg sebelah dan depannya masih ada.

Setelah bapak dan ibu ake pindah bersama adik2, ake tinggal bersama nenek karena terikat sekolah.

Keterikatan ake semakin erat dan tergantung sama nenek Suyi, pulang sekolah langsung pulang dan makan, selesai makan kelihatan nenek sdg nyeupah  diujung atas tangga kedapur.

Ake nyamperin duduk ditangga ke-2nya dg kepala didekatkan kebadan nenek, tdk lama tangannya akan otomatis nyaliksik  kepala ake lamaaa sekali sampai ter-kantuk2 keenakan.


0142. NYAIIIR :



Kalau air kali Ciliung lagi banjir dan kebetulan ake nginep di rumah nenek ake, namanya Suyi alm, Ya Allah semoga engkau menerima amal baiknya, mengampuni segala kesalahannya, melapangkan alam kuburnya serta menyayangi, nenek Suyi, karena mereka telah mengasihi ake waktu ake masih kecil, Aamiin.

Nenek suka nyair dikali belakang rumah, dibawah pohon karet munding yg besaar, akar rambatnya bergelantungan diatas kali, kalau lagi berenang dipakai tempat bergelayut dari atas tebing ke atas sungai dan byuuuur terjun keair.

Nah sekarang bagian nenek ake dan ake berendam diair banjir, diantara akar2 karet munding yg terendam air, yg berubah menjadi anak2 akar yg kecil2 buaaanyak, dan menjadi tempat persembunyian ikan2 kecil, yg ketemu sair nenek ake, dpt deh ikannya, ada banyak udang kecil2, ikan Benteur dan anak ikan Nilem.

Ketika pohon karet munding ini tumbang kekali Ciliung, air kali Ciliung sampai terbendung saking besarnya, ya kira2 sebesar rumahlah pohon dan akar2 sulurnya, itu katanya, waktu ake sudah tinggal di Bandung.

01412. GAMBIR BUAT NENEK :



Kalau ake main dan melihat pohon pinang berbuah, ake panjat dan dibawa pulang kerumah utk nenek nyeupah, enak tdk nek buah pinang yg kemaren, "ah kurang enak rada kecut, yg enak mah yg kemaren dulu, buahnya bulat2".

Wah itu susah, pinangnya sdh tua jadi pohonnya tinggi sekali, mana buahnya jarang, tumbuhnya dipinggir kali lagi, batangnya dipakai tempat ngikat pegangan jembatan bambu.

Tapi ake terpaksa panjatin juga tuh pohon pinang walau paha sama telapak kaki ake gamang, habis buat nenek tersayang. Tangkap nih Mif,............awas, …ah. jatuh keselokan.

"Kesana belikan sirih, gambir sama kapurnya" kata nenek, ake berangkat lagi membeli sirih, penjualnya jauh tapi sirihnya bagus dan segar.

Waktu ake sudah bekerja, di Palembang dipasar dekat jembatan Ampera melihat gambir bagus sekali, diris segi panjang putih dan ringan, ake heran gambir yg dibeli ake utk nenek dahulu dicetak bulat dan berat, rupanya sudah terlalu banyak campurannya.

Ake beli gambir Sumatra segepok dan dibawa pulang ke Bandung dikasih orang yg suka nyeupah, nenek ake almarhum sudah lama meninggal, waktu meninggalnya ake sedang di Lampung tidak sempat bertemu dahulu.

Ya Allah semoga engkau menerima amal baiknya, mengampuni segala kesalahannya, melapangkan alam kuburnya serta menyayangi, nenek Suyi, karena mereka telah mengasihi ake waktu ake masih kecil, amien.

01334. HANYA IKAN DEWASA :



Ikan hasil tangkapan biasanya ikan Nilem sebesar pergelangan tangan ake rata besarnya, maklum yg boleh datang diacara Mijah hanya ikan dewasa, ikan balita tdk ikut diundang dlm acara ikan dewasa ini.

Sekarang bagian ake menjalankan tugas, membagikan ikan hasil tangkapan ke tiap pintu perumahan, satu pintu kebagian 2 ekor ikan besar, kalau ikannya agak kecil ya 3 ekorlah, semua harus kebagian, waah cape sekali.

Waktu adik laki2 ake meninggal karena sakit, ibu ake berbisik sama bpk ake, pak jangan terlalu sering ngambil ikan dikali, semalam adik kecil yg meninggal mimpi terhanyut kekali Ciliung, "ah itu hanya mimpi", sanggah bapak ake.

01333. UPACARA SELESAI :



Belakangan setelah ahli, jika melihat ikan masih liar dan semangat, bpk ake akan menonton dulu sampai upacara mijah selesai. Ikan dari berbagai lubuk dikali itu bersatu utk 1 tujuan, mijah.

Mereka tdk memilih air lubuk yg dlm utk mijah, melainkan air deras dangkal yg berbatu koral, disitu mereka berkejaran berdesakan, ikan betina didesak ikan jantan ber-ramai2 kedlm celah sempit batu koral, ber-ulang2 sampai semua telor yg sdh tua keluar dan dibuahi ikan jantan.

Selesai upacara ini semua ikan sempoyongan kepayahan bersandar dibatu2, Baru daah…. jala ditebar pelan2, kadang jala tdk perlu diangkat, dibiarkan saja tertutup seperti itu, kemudian bpk ake meraba ikan dibalik jala dan merogohnya satu2 sampai kempis penuh dan ikan dibawah jala habis.



01332. JALA TERBALIK :



Tapi anehnya bpk ake orangnya yg selalu pulang membawa hasil tangkapan ikan Mijah, kempis besar jarang muat membawa ikan tangkapan, sering kain sarung merangkap menjadi tempat ikan, atau malah jala dibalik dipakai tempat ikan.

Ketika bpk ake belum pengalaman menjala ikan mijah, melihat ikan sedang mijah diair dangkal diatas gosong koral, saking semangatnya melihat ikan penghuni kali buaanyak bergerombol, langsung ditebar jala.

Ee….ladalah, ikan serentak berlompat bersamaan dlm gemuruh sibakan air, seperti pesawat mau tinggal landas, ahirnya bukan ikan yg didapat, melaikan jala yg terbalik diterjang ikan yg melompat serentak.




01331. NGITIP MIJAH :



BERITA LANGIT :

Musim kemarau air kali Ciliung surut dan bening, bpk ake yg tukang mancing paling duluan tahu, kalau ikan tdk mau nyanggut umpan dimata pancing, malah berlompatan ke permukaan air, tandanya ikan akan Mijah.

Tdk gampang mendapati ikan Mijah, namun tanda2-nya dpt dirasakan, malam2 sangat dingin sehingga membuat semua orang enggan turun ke kali, kecuali bpk ake yg sdh tahu ini waktunya ikan Mijah.

Dia lihat langit malam yg cerah, jika bintang2 marak berkelipan, ikan dikali sedang liar akan mijah, dia hitung juga malam pasaran, manis, pahing, pon, kaliwon, wage. 

Jika dari parameter, dinginnya malam, berita langit dan pasaran malam itu malam H, masih ada soal besar, di lubuk yg mana ikan akan Mijah dan jam berapa, artinya tiap lubuk harus dikontrol dan dinilai.

Semalaman sendirian, sungguh menguras segala keberanian, energy dan keilmuan, ingat yg suka ikan Mijah bukan hanya manusia, binatang malam bahkan yg buas juga ikut bersaing ngintip  Mijah.

Tdk jarang ditunggu dari tengah malam, dikejar ketiap lubuk, ee malah Mijahnya sdh jam 7 pagi, kesiangan deh bapa ake berangkat kerja.