Sabtu, 12 Juli 2014
01234. BERHITUNG UNTUNG :
Kembali dari Pangandaran pikulan sudah kosong uang hasil penjualan memenuhi dompet, lumayan, di Banjar Sari melihat orang sedang panen mentimun, buahnya bagus harganya miring, pikulan ahirnya diisi mentimun sampai ke pasar Banjar, ternyata sedang panen besar harganya jatuh, terpaksa dijual murah, rugi sedikit jadilah.
Uang modal dibelikan beras dan dipikul balik ke Lumbung, sampai ke kampung beras masih banyak, terpaksa diantar ke pasar Panjalu. Kafilah dagang memang tdk dijamin selalu untung, terutama kalau banyak berimprofisasi, dari 3 hari 3 malam perniagaan, berkelana, out bond atau uji nyali, entah yg mana yg dominan.
Dlm perjalanan balik kampung lagi, uang hasil perniagaan dihitung, ternyata sedeng klop dg uang modal dari kake Ardja Bangsa. Entah,........ harus tertawa lebar atau tersenyum kecut, resiko ini dipikul berdua, kake Raksa dan kakek Sadeli almarhum, ya Allah semoga engkau menerima amal baiknya, mengampuni segala kesalahannya dan mengasihi mereka, karena mereka berdua telah mengasihi kami, waktu kami masih kecil, AAmiin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar